PNN Lepas Mahasiswa Teknik Alat Berat PKL ke 9 Perusahaan Mitra, Tersebar dari Tarakan hingga Bontang

Nunukan – 7 Juli 2026. Politeknik Negeri Nunukan (PNN) melepas mahasiswa Program Studi D3 Teknik Alat Berat untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di sembilan perusahaan mitra yang bergerak di sektor industri alat berat, kehutanan, dan pertambangan di wilayah Kalimantan.

Kegiatan pelepasan dilaksanakan pada Juli 2026 di Politeknik Negeri Nunukan. Mahasiswa akan menjalani PKL selama empat hingga enam bulan, terhitung mulai Juli hingga Oktober–Desember 2026, di berbagai lokasi industri yang tersebar dari Nunukan, Tarakan, Sei Menggaris, Bunyu, Berau, hingga Bontang.

Kesembilan perusahaan mitra yang menerima mahasiswa Teknik Alat Berat PNN tahun ini adalah PT Sainti Kreasi Teknik (Sei Menggaris), PT United Tractors Tbk Cabang Bontang, PT Nunukan Jaya Lestari, PT Adimitra Lestari (Base Camp Sei Menggaris), PT Lamindo Inter Multikon (Bunyu), PT United Tractors Tbk Cabang Berau, PT Intracawood Manufacturing (Tarakan), PT Karangjuang Hijau Lestari, dan PT Bhumi Simanggaris Indah (Nunukan). Seluruh perusahaan mitra merupakan pelaku industri yang relevan dengan bidang kompetensi Teknik Alat Berat, sehingga mahasiswa dapat terlibat langsung dalam penanganan, perawatan, dan pengoperasian alat berat di lingkungan kerja nyata.

Program PKL merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan vokasi Prodi D3 Teknik Alat Berat PNN yang dirancang untuk menjembatani pembelajaran di kampus dengan praktik nyata di lapangan industri. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan kompetensi teknis di bidang alat berat, membangun etos kerja profesional, serta memperluas jejaring di dunia industri sejak dini. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi konsep link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri alat berat di Kalimantan.

Selama masa PKL, mahasiswa ditempatkan langsung di lingkungan kerja perusahaan mitra dan terlibat dalam kegiatan operasional sesuai kompetensi yang telah dipelajari, mulai dari inspeksi, perawatan, hingga perbaikan komponen alat berat. Mahasiswa tetap berada di bawah bimbingan pembimbing lapangan dari perusahaan serta dosen pembimbing dari PNN untuk memastikan capaian kompetensi terpenuhi secara optimal.

Keberangkatan mahasiswa Teknik Alat Berat ke lokasi PKL menjadi momentum penting yang mencerminkan komitmen PNN dalam mencetak lulusan vokasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kompeten dan siap berkontribusi di industri alat berat regional maupun nasional.

Scroll to Top