NUNUKAN, PNN- Pemerintah Kota Tarakan melalui Sekretaris Hamid Amren akan menggelar Assessment Job Fit Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) 
Untuk mengisi beberapa kekosongan jabatan eselon II. 

“Jadi kami akan melakukan assesment untuk kemudian disampaikan kepada Wali Kota untuk dikirimkan ke KASN. Karena kita sudah mendapatkan usulan dari KASN untuk dilakukan job fit,” ujar Hamid Amren. 

Hamid menjelaskan, Kebetulan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) staf ahli dan Kepala Dinas Pendidikan yang sudah memasuki masa pensiun.

“Kemudian itu dirolling dulu sesuai kebutuhan organisasi, pejabat pembina kepegawaian daerah setelah itu kalau ada yang kosong baru dilakukan seleksi terbuka,” jelas Hamid.

Sementara itu Direktur PNN Arkas Viddy, Ph.D selaku anggota Tim Pansel Assessment JPTP Pemkot Tarakan menjelaskan, kita akan melihat potensi yang mungkin berkembang dari individu-individu mereka. 

“Atau justru memang ada sebuah pengembangan lain dengan posisi yang lain. Apakah bagusnya atau cocoknya di jabatan lain. Peluang dipindahkan ke jabatan lain. Itu yang akan terlihat,” katanya Rabu, (09/2/22). 

“Job fit kali inipun untuk melihat apakah ada pejabat yang perlu dirotasi bagi yang sekarang sudah menjabat di atas dua tahun. Atau harus ke mana merotasi pejabat yang sudah menjabat tapi tidak produktif,” jelas Direktur PNN.

Adapun Pansel Job Fit terdiri dari Sekda selaku ketua Pansel dan anggota adalah Prof. Edi Suprianto  Mantan Rektor UBT, Arkas Viddy, Ph.D  Direktur Politeknik Negeri Nunukan, Dr. Uni Sakala yang merupakan Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UBT dan Dr. Ana Ningsih yang merupakan Dosen STIE. (hms**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini