NUNUKAN, PNN- Dengan adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mengandung arti kemandirian dan kemerdekaan bagi lembaga pendidikan baik di perguruan tinggi negeri maupun di perguruan tinggi swasta.

Mewakili Direktur Politeknik Negeri Nunukan (PNN), Wadir I Bid Akademik Dr. Besse Asniwaty SE,MM sambut kedatangan Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Nunukan Washington Saud Dompak, di Ruang Direktur pada Selasa, (15/02/22). 

Dr. Besse yang mewakili Direktur PNN Arkas Viddy, SE, MM, Ph.D menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan Bapak Washington Saud Dompak yang telah berkeinginan mengajak kampus PNN bekerjasama untuk translator (penerjemah) yang akan mendampingi pihak Imigrasi terhadap pelanggaran WNA masuk ke Indonesia (Kabupaten Nunukan) atas berbagai macam kasus. 

“Kami apresiasi ajakan pihak imigrasi Nunukan untuk bekerjasama, apalagi selama ini kampus PNN memang dikenal dengan budaya Bahasa Inggris yang sudah mumpuni,” ujar Besse. 

Ia menambahkan, bahwa kampus PNN juga siap membuka kelas kuliah bagi pegawai Imigrasi Nunukan yang ingin melanjutkan pendidikannya. 

“Sinergitas yang kita akan bangun tentunya akan saling menguntungkan, apalagi ini juga mendukung program MBKM Kemendikbud riset,” tambahnya. 

Diwaktu yang sama, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan Washington Saud Dompak mengatakan, pihaknya memerlukan translator (penerjemah) di Imigrasi Nunukan karena selama ini bisa menjadi hambatan komunikasi menangani pelanggaran yang dilakukan WNA. 

“Sebagai pintu perbatasan, ada saja pelanggaran yang kami temui dilapangan, terutama WNA yang melanggar aturan keimigrasian,” kata Washington. 

Atas dasar hal tersebut, pihaknya mengajak kampus PNN untuk menjalin kerjasama, bahkan siap mendukung dan bersinergi bila ada program yang bisa diselaraskan. (hms)